Bulalo — Pj.Kepala Desa Bulalo, Munawir Ismail, S.Pd, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan dan hasil Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 1 yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Gorontalo di wilayahnya. Kegiatan ini dinilai memberikan kontribusi nyata dalam mengidentifikasi berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat desa.
PBL 1 yang berfokus pada analisis situasi kesehatan di tingkat desa telah berhasil menggambarkan kondisi riil yang terjadi di lingkungan masyarakat. Melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan data lapangan, mahasiswa mampu mengidentifikasi sejumlah permasalahan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius.
Salah satu temuan utama adalah permasalahan lingkungan, khususnya menumpuknya sampah di sekitar jalan bypass serta adanya tempat pembuangan limbah masyarakat yang tidak dikelola dengan baik. Kondisi tersebut menyebabkan genangan limbah yang berpotensi menjadi sumber penyakit dan menurunkan kualitas kesehatan masyarakat.
Munawir Ismail, S.Pd menyatakan bahwa hasil PBL 1 ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah desa dalam merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Ia juga berharap adanya kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menangani permasalahan yang telah diidentifikasi.
Menindaklanjuti hasil tersebut, pada PBL 2 mendatang, koordinator desa Zulkifli Imlana bersama tim mahasiswa akan memfokuskan kegiatan pada intervensi yang lebih aplikatif. Program yang direncanakan meliputi penyuluhan tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar, pembuatan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL), serta edukasi mengenai berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan akibat sampah dan limbah yang tidak terkelola.
Diharapkan melalui rangkaian kegiatan PBL ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, serta mampu mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat. Pemerintah Desa Bulalo pun optimis bahwa sinergi bersama Universitas Gorontalo ini akan membawa dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.